Pelabuhan Pangkalbalam Alami Pendangkalan, Gubernur Sebut Sadai Bisa Jadi Pelabuhan Penumpang

PANGKALPINANG, TIMELINES.ID – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Hidayat Arsani meninjau langsung pedangkalan akibat sedimentasi di jalur Pelabuhan Pangkalbalam, Pangkalpinang bersama Forkopimda dan unsur terkait lainnya.

“Persoalan alur pangkalbalam akan kita selesaikan bersama perangkat daerah sehingga kedepan lebih lancar karena kapal yang masuk setiap hari ada 8 kapal. Namun 4 hari ini sudah tertunda karena pendangkalan,” kata Gubernur Hidayat Arsani kepada media di Pangkalpinang, Rabu (30/4/2025).

Gubernur Babel bersama Forkopimda meninjau alur Pelabuhan Pangkalbalam yang mengalami pendangkalan. (Foto Zhavia)

Ia mengatakan setelah melakukan peninjauan langsung bersama tim, hanya ada dua solusi untuk mengatasi pendangkalan alur kapal di jalur Pelabuhan Pangkalbalam tersebut. Pertama upaya pengerukan dengan menggandeng PT. Timah dan pemindahan pelabuhan barang dan penumpang dari Pelabuhan Pangkalbalam ini.

Baca Juga  Reses di Babel, Komisi XI DPR RI Bahas Kontribusi PT Timah dan Dana Bagi Hasil

Untuk pengerukan alur pelabuhan ini memerlukan anggaran setidaknya Rp1 triliun, sementara anggaran di Pemprov Babel tidak ada. Jika tidak bisa dilakukan pengerukan maka pelabuhan di Belinyu Bangka dan Sadai Bangka Selatan dipikirkan untuk digunakan.