Padahal, mereka adalah pahlawan kecil yang berani bertahan di tengah badai. Kita harus menjadi pelindung mereka, bukan justru menambah beban dengan ketidakpedulian.

Solusinya? Pendidikan yang terbuka dan jujur tentang tubuh dan batasan, pelatihan bagi guru agar bisa mengenali dan mencegah kekerasan, serta sistem pelaporan yang aman dan tanpa rasa takut.

Kita harus ubah budaya diam menjadi budaya berani bicara, budaya takut menjadi budaya peduli.

Ingat, sekolah bukan hanya soal nilai dan prestasi, tapi juga soal rasa aman dan kebahagiaan. Jika kita gagal melindungi anak-anak di tempat yang seharusnya paling aman, maka masa depan bangsa pun akan terancam.

Mari kita bangun kembali sekolah sebagai tempat yang penuh cinta, hormat, dan perlindungan.

Baca Juga  Freelance, Pilihan Cerdas Mahasiswa Masa Kini

Jangan biarkan kekerasan seksual merenggut masa depan anak-anak. Karena mereka bukan hanya penerus bangsa, tapi juga harapan kita semua.