Muhtar Motong Minta Gubernur Kaji Ulang Rencana Penghentian Operasional Jembatan Emas

PANGKALPINANG, TIMELINES.ID – Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Muhtar Motong mengomentari rencana penutupan operasional buka tutup Jembatan Emas yang dikenal sebagai jembatan bascule, oleh Gubernur Babel, Hidayat Arsani beberapa waktu lalu.

“Gubernur butuh pengkajian yang mendalam sebelum mengambil keputusan buka tutup jembatan emas itu karena hadirnya jembatan itu ada alasan, maksud dan tujuannya untuk kemajuan Babel sebagai Provinsi Kepulauan di Indonesia,” katanya kepada media di Pangkalpinang, Minggu (4/5/2025).

Ia mengatakan jembatan emas adalah salah satu icon Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) sebagai salah satu provinsi kepulauan di Indonesia yang lahir di zaman Gubernur almarhum Eko Maulana Ali.

Baca Juga  Kapolresta Pangkalpinang dan 4 PJU Polda Babel Berganti

Awal pembangunannya banyak sekali perdebatan dan prokontra pada saat itu. Akan tetapi pada akhirnya tetap terbangun dan tentu bukan tanpa alasan, ada maksud tujuannya.

Beberapa tujuan dibangunnya jembatan itu untuk mencitrakan dan menumbuhkembangkan Babel sebagai tujuan wisata dan menghidupkan poros wisata lintas timur sampai ke Belinyu.