Menurut Gubernur Hidayat, meski jembatan itu icon Bangka Belitung, tapi bagaimana jika salah satu sparepart atau noselnya rusak jadi harus disiapkan 1 mesin baru.

“Dulu sudah pernah dikaji, hanya PNS dan anggota DPRD Babel saja yang banyak melintasi jembatan itu meski itu icon Bangka Belitung,” tutup Hidayat.

Dilansir, Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Muhtar Motong mengomentari rencana penutupan operasional buka tutup Jembatan Emas yang dikenal sebagai jembatan bascule, oleh Gubernur Babel, Hidayat Arsani beberapa waktu lalu.

“Gubernur butuh pengkajian yang mendalam sebelum mengambil keputusan buka tutup jembatan emas itu karena hadirnya jembatan itu ada alasan, maksud dan tujuannya untuk kemajuan Babel sebagai Provinsi Kepulauan di Indonesia,” katanya kepada media di Pangkalpinang, Minggu (4/5/2025).

Baca Juga  Fira, Pelapor Hidayat Arsani Dikabarkan Minta Maaf dan Segera Cabut Laporan