Sosok Sederhana Isnaini
Rasulullah Saw dalam hal ini juga telah memberikan contoh dan tauladan bagi umatnya ketika itu. Bunyi suara batu yang digantung diperut beliau yang terdengar oleh para sahabat mengundang pertanyaan.
Rasulullah menjelaskan bahwa batu yang digantung dan diikat diperutnya hanyalah sebagai upaya untuk menahan rasa lapar yang dideritanya.
Sahabat pun setelah mendengar penjelasan Rasulullah menjadi sedih dan bercucuran air mata, mengapa Rasulullah tidak mengabarkan kalau kondisinya dalam keadaan kelaparan.
Tetapi Rasulullah selanjutnya mengatakan, “tidak mengapa aku yang lapar, asalkan jangan umatku yang lapar”.
Sungguh sosok pemimpin yang betul-betul lebih mementingkan umatnya ketimbang beliau sebagai seorang pemimpin
Sementara itu pola sikap tindakan serta perilaku seorang Isnaini telah pula memberikan nilai-nilai tersendiri di kalangan birokrat Pemkab Bangka terutama di jajaran para pejabat tinggi pratama dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsi di jajaran Organisasi Perangkat Daerah masing-masing.
Relatif tidak ada keluhan, terasa sejuk dan nyaman. Tidak ada tekanan, namun yang ada hanya bagaimana seorang pejabat akan merasa malu jika memperlihatkan kemampuan dan kinerjanya yang tidak optimal dalam memimpin sebuah Organisasi Perangkat Daerah.
Sayangnya durasi waktu itu hanya bisa berjalan selama 4 bulan kurang beberapa hari. Isnaini harus kembali ke ekosistemnya di KPK. Tidak dapat dipungkiri bagi sebagian kalangan di jajaran Pemerintah Kabupaten Bangka merasakan ini berlalu begitu cepat.
Dengan tidak untuk mempersoalkan waktu yang begitu singkat seorang Isnaini harus kembali ke KPK, tetapi apa yang telah ditinggalkan begitu memberikan arti tersendiri bagi kalangan birokrat di pemerintahan Kabupaten Bangka.
Low profile dan on the track dalam setiap langkah memimpin Kabupaten Bangka telah memberikan pembelajaran yang luar biasa yang selama ini tidak di dapat dari waktu-waktu sebelumnya.
Akankah ketika perhelatan Pilkada ulang yang akan digelar pada 27 Agustus 2025 mendatang akan melahirkan Isnaini yang baru yang akan menentukan nasib Kabupaten Bangka 5 tahun ke depan.
Senin, 6 Mei 2025 Isnaini tidak lagi menjabat sebagai Penjabat Bupati Bangka dengan serah terima dan pelantikan Penjabat Bupati Bangka yang baru, Jantani Ali, ST oleh Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani.
Selamat jalan Pak Isnaini. Selamat kembali ke KPK.
