Karya: Yan Megawandi

Hari ini
Aku mungkin sudah dimakan usia
Hanya saja belum renta

Lihatlah mataku masih mengenal serpihan pasir di rambutmu
Dengar telinga ku masih mampu merasakan detak arloji tuamu
Atau hidungku yang masih merasakan bau kentut mu yang celaka itu

Baca Juga  Seperempat Abad Kepulauan Bangka Belitung: Antara Angka dan Arah Masa Depan