Setelah masuk ke final ini mereka yang terpilih menjadi mitra kantor bahasa dalam pengembangan lingkungan dan penggunaan bahasa juga sastra serta literasi dan menginternasionalkan bahasa Indonesia.

“Mereka akan menjadi garda terdepan untuk perlindungan bahasa dan tumbuhnya literasi serta memberi pengembangan bahasa dan sastra,” ujarnya.

M. Irsan menambahkan, mereka juga menjadi rool model dalam penguasaan bahasa negara, perlindungan bahasa dan sastra daerah dan penginternasional bahasa Indonesia juga pengembangan literasi.

“Mereka adalah motor penggerak bahasa. Dan yang terpilih di final ini akan terpilih sebagai duta bahasa terbaik Bangka Belitung yang akan mengikuti seleksi tingkat nasional. Semoga kita masuk nominasi tingkat nasional pada September nanti,” tutup Irsan.*

Baca Juga  Ada 5 Kasus TPPO Terjadi di Babel Tahun 2022