“Kita bisa mendorong komunitas untuk bergerak mengelolah sampah-sampah ini seperti plastik bisa dibakar agar dapat menghasilkan solar, sampah organik juga bisa diolah menjadi produk yang bernilai rupiah dan mereka juga harus diberikan insentif,” ujarnya.

Selain itu ada juga keluhan dari pelaku UMKM ini karena saat ini banyak gerai retail modern tapi tidak mau menerima produk mereka. Di ini DPRD Babel akan mendorong Dinas untuk menggelar pameran produk UMKM yang layak masuk retail modern.

“Kita akan mengundang semua gerai retail modern agar mereka hadir melihat produk-produk UMKM kita yang layak masuk ke gerai mereka,” ujarnya.

Selain itu persoalan lampu penerangan jalan juga masih dikeluhkan oleh masyarakat. Meski provinsi sudah menganggarkan dana Rp p6 miliar untuk lampu penerangan ini, namun itu hanya diprioritaskan di jalan provinsi.

Baca Juga  Mobil Sehat PT Timah Datangi Puluhan Titik, Hadirkan Pelayanan Kesehatan bagi Masyarakat

“Hampir semua masyarakat kabupaten kota menyampaikan persoalan lampu ini. Ada kewenangan kabupaten kota juga, tidak hanya diprovinsi meski provinsi menyiapkan anggaran Rp6 miliar, namun kabupaten kota juga harus menyiapkan anggaran agar untuk lampu penerangan di gang-gang masuk itu,” tutup Eddy.**