Ia menambahkan, sejarah Sumur 7 sendiri adalah tempat pembuatan garam pada zaman penjajahan Jepang dulunya.

“Sumur 7 ini memang cagar budaya dan saksi sejarah perkembangan Koba dalam pembuatan garam. Bahkan Sumur 7 masih bisa digunakan, jika mau kita kembangkan kembali,” ujarnya.

Selain itu, Sumur 7 juga menawarkan berbagai fasilitas seperti toilet umum, warung UMKM dan juga rekreasi pantai serta objek laut yang bisa kamu nikmati.

“Di Sumur 7 kita punya fasilitas lengkap. Area camping, gazebo, toilet, mushola, warung makan dan juga objek kapal yang bisa dinikmati pengunjung. Jadi bisa belajar sambil rekreasi keluarga,” ungkapnya.

Ia mengajak masyarakat untuk datang ke Sumur 7, agar bisa menikmati wisata sekaligus belajar sejarah bersama keluarga.

Baca Juga  Debat Perdana Cabup dan Cawabup Bateng, KPU: Ruang Penyampaian Visi Misi

“Yo ke Sumur 7. Wisata sambil belajar dan bermain. Sumur 7 tempat nyaman buat semua,” tutupnya.