Kritik Soni Dewangga Dinilai Lebay, Rosidi Paparkan 7 Persoalan Krusial yang Harus Dikontrol Wakil Rakyat

BANGKA SELATAN, TIMELINES.ID — Aktivis Pemerhati Sosial Kabupaten Bangka Selatan (Basel), Muhammad Rosidi menilai kritik anggota DRPD Basel, Soni Dewangga terlalu lebay.

Kata Rosidi, wakil rakyat ini mengatakan acara kolaborasi antara permainan DJ Sugara dan penampilan Zumba pada Sabtu 14 Juni 2025 malam kemarin terbilang kurang memperhatikan aspek lingkungan sosial, dan nilai edukatif ke semua kalangan termasuk anak-anak di bawah umur.

“Saya rasa kritikan ini terlalu lebay dan berlebihan. Masih banyak persoalan yang krusial yang seharusnya menjadi fokus Soni Dewangga,” ujar Rosidi, Senin (16/6/2025).

Kalau Soni Dewangga berani, silakan dikritik kinerjanya Pemkab Basel sehingga levelnya lebih tinggi dari masalah yang hanya sepele seperti perform DJ yang dilaksanakan di simpang lima tersebut.

Baca Juga  Panen Raya Padi dan Cabai, Pj Gubernur Sugito Apresiasi Petani Desa Rias

Ia menyebutkan bahwa dirinya hadir di even DJ malam tahun baru lalu. Even itu juga dihadiri oleh Forkopimda. Bahkan aksi DJ-nya lebih heboh lagi. “Mengapa tidak ada kritik even DJ yang pertama,” tanya Rosidi.

“DJ malam kemarin masih wajar-wajar, dan kami anggap biasa saja. Malah dia (Soni-red) soundingkan dengan masalah Kabupaten Layak Anak yang berdampak merusak generasi anak-anak Basel, ini sangat jauh sekali dari hal-hal yang besar,” jelas Rosidi.

Ia memaparkan persoalan yang harus dikritik anggota DPRD Basel di antaranya pertama, masalah hutan negara yang diperjualbelikan oknum.

Hanya bermodalkan kwitansi melalui broker broker membuat SP3AT lalu dijual belikan ke pengusaha-pengusaha.

Baca Juga  Kawasan Gelora Mentok akan Dibangun Klaster Eropa, Anggarannya Rp25 Miliar