World Cacao Day Sukses Digelar, Pengunjung Lihat Langsung Proses Pembuatan Cokelat CandU
“Dalam proses penbuatannya step by step mulai dari roasting, kemudian di-tracking, masuk mesin melenger, terus ada juga melter untuk tempering. Disamping itu ada juga mesin pengolahan lemak cacaonya,” terang Meri.
Dalam pameran ini Cokelat CandU mengundang semua petani penghasil cokelat dari berbagai daerah serta dinas terkait seperti Dinas Pertanian, Dinas Pariwisata juga pemilik usaha lokal yang menggunakan produk cokelat candU.
Selain itu ada juga elaku usaha yang sudah kolaborasi dengan Cokelat CandU ada 2, yaitu Rei’s Cafe, menyediakan produk homemade seperti cake, pie dan puding serta berbagai produk baking lain.
“Ada juga Loka Space chocolate & coffee ini cafe yang menawarkan minuman, yang salah satu signature minumannya adalah minuman cokelat yang menggunakan cacao lokal Bangka,” ujarnya.
Merinda berharap dengan adanya World Cacao Day ini, teman-teman yang ada di Bangka Belitung mengetahui bahwa di Bangka ini ternyata potensi cokelat itu ada. Pertama, kita punya pohon cacaonya, jadi tinggal mengangkatnya.
“Cokelat CandU sebagai industri cokelat pertama yang ada di Bangka Belitung yang akan terus mengedukasi masyarakat bahwa cacao itu ada di Bangka Belitung. Dari biji cacao kita olah menjadi cokelat, dan dari cokelat ini kita bekerja sama lagi dengan usaha-usaha F&B lokal, supaya terserap juga di pasar agar bisa menjadi bahan baku kue, makanan lainnya hingga minuman,” harap Merinda.**
