Sehingga anak-anak FOMO ini tidak memiliki fokus dan akan mengalami penurunan daya ingat sehingga melemahkan kemampuan berpikir kritisnya. Bahan-bahan bacaan seperti buku dan lain sebagainya akan semakin dikesampingkan.

Kehadiran taman-taman pintar di setiap sudut kota maupun di tempat-tempat yang strategis dapat menjadi salah satu sarana untuk meningkatkan kompetensi literasi anak-anak Indonesia. Taman pintar hendaknya dapat di desain sedemikian rupa agar dapat memberikan edukasi bagi setiap pengunjung dan tidak hanya sebatas sebagai hiburan semata.

Sehingga nilai kebermanfaatannya dapat mempengaruhi kompetensi literasi dan menambah wawasan para pengunjung. Jadi konsepnya adalah taman pintar yang dapat dijadikan sebagai wahana rekreasi dan sekaligus edukasi bagi para pengunjung. Beberapa upaya mewujudkan taman pintar sebagai wahana rekreasi dan edukasi bagi para pengunjung antara lain adalah sebagai berikut:

  • Lokasi berada di ruang publik dan strategis
Baca Juga  Pilkada Bangka 2025: Pertarungan antara Pemilih Rasional dan Pemilih Pragmatis

Lokasi pembuatan taman pintar hendaknya berada di pusat kegiatan penduduk serta mudah diakses oleh masyarakat. Taman pintar tidak harus berada di pusat kota. Di keluarahan atau desa-desa juga dapat membuat taman pintar mini yang dapat diakses dengan mudah oleh seluruh masyarakat terutama yang berada di pelosok pedesaan.

Konsepnya adalah memilih lokasi yang strategis dan mudah dijangkau oleh setiap lapisan masyarakat. Moda transportasi juga dapat menjadi salah satu bahan pertimbangan. Moda transportasi yang terintegrasi atau berada di jalan poros utama akan semakin mempemudah masyarakat untuk mengunjungi taman pintar tersebut

  • Ramah anak

Taman pintar hendaknya ramah bagi anak para pengunjung. Ramah anak tersebut dapat diartikan sebagai tempat yang nyaman dan aman serta tidak berbahaya bagi para pengunjung. Sehingga anak-anak dapat menikmati kehadiran taman pintar tersebut dan wawasannya akan semakin luas serta kompetensi literasinya meningkat

  • Desain menarik
Baca Juga  Pendidikan Akhlak dan Etika Wajib Diemban Semua Guru

Konsep taman pintar yang penulis maksud adalah sebagai wahana rekreasi dan edukasi. Artinya adalah di dalamnya terdapat wahana bermain, wahan edukasi dan lain sebagainya.

Kita dapat mengolaborasikan kecanggihan Teknologi, Informasi dan Komunikasi (TIK) dengan menghadirkan billboard, videotron. LED dan lain sebagainya. Wahana-wahana tersebut hendaknya dapat didesain untuk dapat meningkatkan kompetensi literasi pengunjung seperti membaca, menulis, berpikir kritis, menganalisis, berkomunikasi dan lain sebagainya

  • Fasilitas memadai

Pada era kecanggihan Teknologi, Informasi dan Komunikasi (TIK) seperti yang kita rasakan saat ini, taman pintar hendaknya dapat mengintegrasikan taman pintar berbasis elektronik. Misalnya dari daftar pengunjung, fasilitas-fasilitas canggih berbasis elektronik dan lain sebagainya. Fasilitas tersebut hendaknya dapat dirawat secara berkala agar dapat dirasakan manfaatnya dengan baik oleh para pengunjung

  • Bekerja sama dengan stakeholder terkait
Baca Juga  Papan Tulis Interaktif dan Manfaatnya untuk Mendukung Proses Pembelajaran Mendalam

Jika taman pintar tersebut berada di perkotaan, maka pemerintah daerah dapat berkolaborasi dengan dinas pendidikan, dinas pariwisata, dinas perpustakaan dan kearsipan, dinas tata kota dan lain sebagainya. Jika taman pintar tersebut berada di kelurahan atau pedesaan, maka lurah atau pemerintah desa dapat berkolaborasi dengan BPD, karang taruna, tokoh-tokoh pendidikan, mahasiswa-mahasiswa dan lain sebagainya.