Kelancaran sidang Dr. Rita Zahara tidak lepas dari persiapan yang cukup matang. Penguasaan mendalam terhadap seluruh isi disertasinya, mulai dari latar belakang, landasan teori, metodologi penelitian, hasil, hingga kesimpulan dan implikasinya, menjadi fondasi utama sebagai refleksi dari apa yang telah dituangkan dalam Disertasinya.

Rita mampu menjelaskan setiap bab, data, dan argumen dengan fasih, bahkan mampu mengaitkan temuan-temuannya dengan konteks yang lebih luas, seperti dinamika budaya dan studi mitos, yang menjadi inti dari penelitiannya mengenai ‘Kuasa Simbolik Rambut Batin Tikal’.

Bimbingan yang dilakukan secara intens telah mengantarkan Dr. Rita Zahara menuju Sidang terbuka, tentu saja selama ini didukung penuh oleh tim promotor yang beranggotakan Dr. Lina Meilinawati, M. Hum; Dr. Elis Suryani Nani Sumarlina, M.S. dan Prof. Dr. Sri Rustiyanti dari ISBI Bandung.

Baca Juga  Satgas TMMD Kodim Basel Bersama Warga Bahu membahu Pasang Gorong-Gorong

Sidang terbuka promosi doktor ini dipimpin langsung oleh Ketua Sidang, Prof. Aquarini Priyatna, M.A., M. Hum., Ph.D berjalan dengan khidmat.

Sebagai penguji oponen ahli, hadir Dr. Ari Jogaiswara Adipurwawidjana, M. A; Dr. Mochamad Irfan Hidayatullah, M. Hum serta Dr. Aton Rustandi dari ISI Solo, yang memberikan pertanyaan dan masukan konstruktif terhadap temuan dan analisis disertasi Dr. Rita Zahara.

Kelulusan ini menjadi bukti komitmen Dr. Rita Zahara dalam mengembangkan khazanah ilmu pengetahuan, khususnya dalam kajian budaya lokal Indonesia.

Sungguh kebahagiaan tak terhingga menyelimuti hati kami sekeluarga pada hari yang istimewa ini. Drs. Sofyan Rebuin, MM sebagai kakak kandung, yang kebetulan pernah menjabat sebagai Wali Kota Pangkal Pinang periode 1993 s/d 2003. Mewakili seluruh keluarga besar, menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas keberhasilan adik kami dalam meraih gelar doktornya di bidang Kajian Ilmu Budaya.

Baca Juga  Riza Kagumi Program Gule Kabung Pj Gubernur Suganda

“Pencapaian ini bukan hanya menjadi kebanggaan bagi Rita pribadi, namun juga bagi seluruh keluarga dan masyarakat Bangka Selatan, khususnya dalam mengangkat rambut Batin Tikal sebagai kekayaan budaya dan mitos lokal ke dalam ranah akademik. Semoga ilmu yang didapatkan Rita dapat terus bermanfaat dan menjadi inspirasi bagi banyak orang,” ucapnya dalam sambutan keluarga.