Kolaborasi Guru dan Orang Tua: Ciptakan Karakter Positif pada Anak
Hasilnya apa? Akan ada keterlambatan atau penurunan dalam proses pembentukan karakteristik individu anak.
Selain itu, dapat menghambat perkembangan kognitif, bahkan pembiasaan melakukan prilaku buruk bukan hanya berdampak pada diri sendiri, bahkan bisa saja berdampak pada perkembangan sosial orang lain.
Oleh karena itu, anak dibiasakan dengan hal-hal yang positif dan mendidik seperti 7 kebiasaan anak indonesia hebat yang saat ini sedang ditekankan dan diharap dapat diinternalisasikan pada anak dari sejak dini. Tujuh kebiasaan anak Indonesia hebat itu di antara lain: rajin belajar, makan sehat dan bergizi, bangun pagi, taat beribadah, tidur cepat, rajin olahraga, dan bermasyarakat.
Kebiasaan baik ini harusnya dilakukan secara berulang-ulang dan menjadi pembiasaan bagi anak agar dapat melekat dan tumbuh dengan karakter yang baik.
Namun semua prilaku baik tidak akan menjadi kebiasaan tanpa adanya pantauan dan pembiasaan dari guru dan orang tua, sebab prilaku yang dapat dicontoh oleh anak adalah perilaku yang juga dilakukan oleh guru maupun orang tua.
Oleh karena itu, jika kita ingin anak mempunyai karakteristik individu yang positif, maka harus dimulai dengan pembiasaan perilaku baik yang juga dicontohkan oleh guru di sekolah dan orang tua ketika di rumah.
Sebagaimana Rasulullah Saw pernah bersabda dalam haditsnya:
“Tidak ada pemberian seorang ayah kepada anaknya yang lebih utama daripada adab yang baik”
Hadits di atas menekankan bahwa betapa pentingnya mengajarkan anak-anak adab dan etika yang baik.
Jika kita tafsirkan secara luas bahwa sesuatu hal yang baik ketika kita sampaikan dan edukasi kepada anak kita, itu akan menjadi pedoman dan pegangan hidup bagi mereka hingga mereka dewasa.
Begitu pun sebaliknya apabila sesuatu hal yang buruk kita sampaikan dan ajarkan kepada anak kita, itu yang akan mereka ingat hingga mereka dewasa.
Maka hadits di atas pun, memberi tahu kita betapa pentingnya peran orang tua dalam mendidik anak.
Oleh sebab itu, harapan kami sebagai guru dan penulis, kolaborasi guru dengan orang tua harus terus dijaga bahkan ditingkatkan agar dapat menciptakan karakteristik yang positif pada anak sejak dini, Wallahu a’lam bissoaf
