Menurutnya, angka ini akan memperberat kerja tim banggar DPRD bersama TAPD.

“Memang beberapa tahun ini, kita menganut defisit yang paling besar sekali, sehingga defisit ini akan terbawa sampai ke perubahan APBD, ini yang kami khawatirkan,” tuturnya.

Maka dari itu, pihaknya akan mengambil langkah, di antaranya meminta komisi menyisir ini semua, sehingga angka defisit bisa ditekan di antara 3 hingga 6 persen.

“Kalau bisa tercapai 3 persen, kita bawa sampai ke APBD perubahan, itu kan ada target pendapatan, jadi kalau kita melihat dengan kondisi sekarang PAD ini menurun drastis, jadi kami khawatir defisit akan bertambah,” ucapnya.

“Apalagi jika ingin defisit ditutup dengan cara meningkatkan pendapatan, sepertinya satu-satu jalan kita mengurangi belanja, mengingat beberapa item pajak di tahun 2025 tidak tercapai,” imbuhnya.

Baca Juga  1.290 PPPK Paruh Waktu Resmi Dilantik, Algafry: Jangan Sia-siakan Momentum