Kak Seto Perintahkan LPAI Babel Kawal Kasus Bullying di Basel
“Besok (Hari ini-red) saya akan melapor ke Polres Basel. Malam ini rencananya ada dari Dindikbud Basel ke rumah kakak saya,” jelas paman korban, Doni Minggu (27/7/2025) tadi malam.
Dugaan Bullying Tewaskan Bocah SD
Bocah Kelas 5 SD di salah satu desa di Kecamatan Toboali, Bangka Selatan meninggal dunia Minggu (27/7/2025) pagi tadi.
Bocah berinisial ZH yang baru berusia 10 tahun meninggal di RSUD Bangka Selatan diduga karena mengalami kekerasan fisik (bullying) oleh teman-teman sekelasnya.
Bocah ini sempat dirawat di RSUD selama tiga hari sebelum meninggal.
Doni, paman korban dikonfirmasi membenarkan keponakannya meninggal diduga menjadi korban perundungan.
Ia mengaku tidak mengetahui detilnya kapan peristiwa perundungan itu.
Kata Doni, ZH awalnya tidak menceritakan kepada orang tuanya. Namun setelah dibawa ke rumah neneknya di Toboali, korban baru mengatakan dirinya menjadi korban pengeroyokan teman-temannya.
“Anak ini muntah-muntah dan dirawat di RSUD sudah tiga hari lalu, baru pagi tadi meninggalnya. Kepada neneknya ia baru mengaku dikeroyok teman-teman sekolahnya,” jelas Dony dikonfimasi, Minggu (27/7/2025).
“Kami sebagai keluarga tidak terima dengan kejadian ini. Sekolahnya juga bagaimana bisa tidak mengetahui korban sudah parah diduga dirundung seperti ini,” tambahnya.
Dony menyebut dirinya mendapat informasi ada teman sekolah korban yang menyaksikan kejadian ini.
“Korban mengalami luka di bagian kepala dan perutnya diduga dipukul. Kita tidak terima dengan kejadian ini. Saya juga menyampaikan pesan kepada Pak Bupati Basel agar ada tindaklanjut dari peristiwa ini,” kata Dony.
