Cegah Stunting, Tim KKN Unmuh Babel Sosialisasi Pendekatan STIFIn dan PHBS di Desa Kelabat
Tak hanya berfokus pada aspek pengasuhan berbasis karakter, kegiatan ini juga menyampaikan materi mengenai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sebagai bagian dari upaya pencegahan stunting secara menyeluruh.
Materi PHBS meliputi kebiasaan sederhana namun berdampak besar, seperti mencuci tangan dengan sabun sebelum makan dan setelah buang air, menjaga kebersihan rumah dan lingkungan, mengelola limbah rumah tangga dengan benar, serta memilih dan mengolah makanan yang higienis dan bergizi seimbang.
PHBS diyakini menjadi landasan dasar dalam membentuk keluarga sehat dan meningkatkan kesadaran kolektif masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan anak.
Seluruh materi disampaikan secara komunikatif dan interaktif oleh tim mahasiswa KKN dan narasumber profesional. Proses penyampaian dilakukan dengan metode diskusi, tanya jawab, studi kasus ringan, serta simulasi praktik langsung yang melibatkan peserta secara aktif.
Pendekatan ini tidak hanya membuat materi lebih mudah dipahami, tetapi juga menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan membangun keterlibatan emosional peserta. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya memberi informasi, tetapi juga mendorong perubahan perilaku nyata dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.
Kegiatan ini menjadi bagian penting dari upaya kolaboratif antara perguruan tinggi dan pemerintah desa dalam mendorong transformasi budaya hidup sehat dan pengasuhan anak berbasis potensi, sebagai langkah preventif terhadap stunting dan masalah kesehatan lainnya.
Melalui pendekatan yang tepat, diharapkan orang tua di Desa Kelabat dapat menjadi agen utama dalam menciptakan generasi yang sehat, kuat, dan berkualitas di masa depan.
Para peserta tampak aktif dan antusias mengikuti kegiatan. Beberapa ibu kader bahkan membagikan pengalaman seputar kebiasaan makan anak dan tantangan dalam menjaga kebersihan rumah tangga. Tim mahasiswa KKN memfasilitasi kegiatan ini dengan pendekatan yang ramah, menyenangkan, dan mudah dipahami oleh semua kalangan.
Dalam sambutannya, Sekretaris Desa, Septi Nur Jamilah, menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap program yang dijalankan mahasiswa KKN. Ia berharap kegiatan ini bisa memberikan pemahaman yang berkelanjutan bagi masyarakat desa dalam menjaga kesehatan anak dan keluarga.
Melalui kegiatan ini, masyarakat Desa Kelabat diharapkan semakin sadar akan pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat serta pendekatan pengasuhan berbasis karakter anak, sebagai langkah nyata dalam mewujudkan generasi sehat, kuat, dan cerdas.
Sosialisasi ini menjadi wujud kolaborasi nyata antara mahasiswa, masyarakat, dan pemerintah desa dalam membangun kesadaran kolektif akan pentingnya pencegahan stunting sejak dini.
