“Termasuk pemilik ponton diperiksa ya. Jenazah juga sudah kita kirim kemarin ke RSUD Mentok untuk dilakukan visum di mana Satpolairud Polres Babar akan menindaklanjuti kasus ini dengan pendalaman terhadap legalitas operasional ponton tambang,” ujarnya.

Ia mengatakan, dari hasil pemeriksaan awal dan keterangan saksi-saksi, polisi telah menemukan beberapa fakta ihwal kejadian tersebut. Korban mengalami sesak napas saat menyelam dan tidak memberikan respons saat dilakukan penghentian aliran udara di kompresor.

Setelah dilakukan pencarian oleh para pekerja sesama penambang, korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Ia mengimbau kepada seluruh masyarakat dan pelaku usaha tambang inkonvensional untuk mematuhi aturan yang berlaku saat menambang timah.

Baca Juga  Geger! Seorang Pria di Mentok Tewas usai Memukat

“Utamakan keselamatan kerja ya untuk mencegah terjadinya kecelakaan serupa di kemudian hari. Kalau bisa itu untuk seluruh masyarakat dan pelaku usaha tambang inkonvensional untuk mematuhi aturan yang berlaku saat menambang timah,” imbaunya.