Waduh! Banyak Pegawai Pemkab Bateng Terjebak Investasi Bodong

BANGKA TENGAH, TIMELINES.ID – Dalam rangka mengantisipasi investasi bodong di pasar modal, BKPSDMD Bangka Tengah (Bateng) bekerja sama dengan IDX Wilaya Bangka Belitung mengadakan sekolah pasar modal bagi ASN.

Kegiatan ini digelar Kamis (31/7/2025) di Gedung Diklat BKPSDMD Bateng.

“Kita bekerja sama dengan IDX, memberikan pemahaman tentang bursa efek, tidak hanya mengajak orang investasi, tapi lebih ke arah sosialisasi, jadi jangan sampai mereka terlibat investasi bodong,” ujar Kepala BKPSDMD Bateng, Risaldi Adhari.

Menurut Risaldi, sudah terlalu banyak pegawai Bangka Tengah yang menjadi korban dari investasi bodong.

“Kita menggandeng IDX, artinya menggandeng organisasi yang benar-benar kompeten, karena memang sudah terlalu banyak korban, baik itu pegawai maupun masyarakat, dan mereka ini kita minta menjadi juru yang menyampaikan kepada keluarga dan tetangga terkait investasi bodong,” terangnya.

Baca Juga  Persyaratan Administrasi Dua Paslon Belum Benar, KPU Bateng Beri Waktu 3 Hari

Ia berharap, dengan sekolah pasar modal ini, peserta bisa menyampaikan kepada saudara, keluarga dan masyarakat bawah harus berhati-hati untuk melakukan investasi.

“Sudah ada 3200 lebih yang mengikuti sekolah pasar modal ini dan kita targtkan sebanyak mungkin,” pungkasnya.

Mengutip hsbc.co.id, Investasi bodong adalah investasi yang dilakukan pada bisnis yang tidak ada atau palsu, sehingga uang yang ditanamkan investor akan hilang begitu saja.

Biasanya, manajer investasi bodong akan berdalih investasi tersebut rugi karena perusahaannya merugi atau gagal.

Begini ciri-ciri investasi bodong: