“Harapan kami tentu saja, dengan bantuan ini, Bangka Tengah bisa mencapai nol hektar kawasan kumuh. Ini merupakan bagian dari upaya menciptakan permukiman yang layak huni, sehat, aman, dan berkelanjutan,” lanjutnya.

Efrianda juga menyampaikan apresiasi atas kolaborasi antara pemerintah daerah dengan berbagai pihak, termasuk mitra perusahaan melalui program CSR, instansi vertikal, serta pemerintah provinsi, yang turut mempercepat pembangunan infrastruktur di daerah.

“Hari ini, bersama Bapak Dirjen dan jajaran, kita resmikan rumah swadaya DAK PPKT 2024 dan lakukan peletakan batu pertama pembangunan rumah baru tahun 2025. Semoga ke depan, semakin banyak dukungan hadir untuk pembangunan permukiman di Bangka Tengah,” ujar Efrianda.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman dan Perhubungan (Diperkimhub) Bangka Tengah, Fani Hendra Saputra, mengungkapkan rasa syukur atas suksesnya program DAK Tematik tahun 2024 dan optimisme terhadap kelanjutan program di tahun 2025.

Baca Juga  Firmansyah Gelar Reses di Kurau Barat, Begini Aspirasi Nelayan

“Suksesnya program ini tak lepas dari dukungan dari berbagai pihak, baik pemerintah pusat, provinsi, kabupaten, hingga mitra CSR dan instansi vertikal,” kata Fani.

Ia menambahkan bahwa tantangan membangun kawasan permukiman baru memang tidak mudah, tetapi hal itu menjadi motivasi untuk mendukung visi dan misi kepala daerah dalam menanggulangi kemiskinan.

“Kami terus berkolaborasi bersama stakeholder dala melakukan pendataan dan pemantauan perkembangan pembangunan rumah, baik dari APBD, APBN maupun swadaya masyarakat. Dan hari ini, sertifikat tanah yang ditunggu-tunggu pun telah selesai dan akan kami bagikan secara simbolis,” jelasnya.

Dalam kegiatan ini dilakukan pula penyerahan penghargaan kepada para stakeholder yang telah berkontribusi dalam pembangunan rumah swadaya di Desa Kurau dan Kurau Barat dan penyerahan sertifikat tanah secara simbolis kepada penerima bantuan.

Baca Juga  Riza Herdavid Letakkan Batu Pertama Pembangunan Gedung Perpustakaan Daerah Bangka Selatan

Selain itu, Dirjen secara resmi meresmikan Rumah Relokasi DAK Tematik PPKT Tahun 2024 yang ditandai dengan pemotongan pita, dan bersama Wakil Bupati serta jajaran turut melakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Rumah Baru Layak Huni untuk Peningkatan Kualitas Permukiman Kumuh dengan luas di bawah 10 hektar melalui DAK Tematik PPKT Tahun 2025. Adapun untuk tahun 2025, program ini akan mencakup 60 unit bantuan pembangunan rumah baru dan 10 unit bantuan peningkatan kualitas di wilayah Desa Kurau dan Kurau Barat.