Rekan korban bergegas menghampiri dan sempat melihat seekor buaya menyeret tubuh korban kedalam air.

Melihat hal tersebut, rekan korban bergegas melaporkan kejadian tersebut ke Kepala Desa Payabenua dan informasi tersebut diteruskan ke Kansar Pangkalpinang untuk meminta bantua SAR.

Menerima informasi tersebut, Kansar Pangkalpinang memberangkatkan 1 Tim Rescue menuju lokasi kejadian di alur Sungai Menduk.

Tim SAR mengerahkan alut Drone thermal dan CAPE (Crocodile Attack Protection Equipment) untuk mempermudah pencarian terhadap korban dengan visual thermal dan dukungan alat CAPE sebagai proteksi Tim SAR saat mencari korban.

I Made Oka Astawa, Kepala Kantor SAR Pangkalpinang menjelaskan, “Info kita terima semalam dan Tim Rescue segera kita kirim ke lokasi untuk membantu mencari korban. Kita juga melakukan pencarian pada malam hari dengan visual drone thermal, namun keberadaan korban dan predator buas tersebut tidak terlihat. Kita akan melanjutkan pencariah pada pagi hari. Semoga upaya pencarian dapat segera membuahkan hasil.”

Baca Juga  Polisi Ungkap Penyebab Pria di Desa Air Anyir Gantung Diri