Kerja Malam Hari, Aktivitas Tambang di Teluk Inggris Sebabkan Alat Tangkap Nelayan Rusak

BANGKA BARAT, TIMELINES.ID – Kasus kecelakaan yang menyebabkan satu nyawa melayang beberapa hari lalu seakan tidak membuat para pencari biji timah jera beraktivitas di Perairan Teluk Inggris, Kelurahan Keranggan, Mentok, Kabupaten Bangka Barat (Babar).

Pasalnya, pada Sabtu (2/8/2025) dini hari kemarin aktivitas tambang ilegal di perairan Teluk Inggris kembali bekerja.
Puluhan ponton isap produksi (PIP) itu dikabarkan memicu protes keras dari para nelayan. Sebab diduga merusak alat tangkap nelayan di sekitar lokasi.

Akibat aktivitas secara terorganisir di malam hari untuk menghindari pengawasan, kerugian nelayan ditaksir mencapai jutaan rupiah. Demikian kata Sukarto, salah seorang nelayan yang mengungkapkan keluhannya ketika dikonfirmasi sejumlah wartawan.

Baca Juga  Jaraknya hanya 16 Meter dengan SUTT, Algafry Minta Penambang di Merbuk Hentikan Aktivitas