Kerja Malam Hari, Aktivitas Tambang di Teluk Inggris Sebabkan Alat Tangkap Nelayan Rusak
“Tambang PIP mulai beroperasi sejak tengah malam hingga dini hari, tepat di jalur pemasangan jaring nelayan tradisional. Akibatnya, banyak jaring pukat nelayan dari Kampung Masam dan Tanjung Ular putus dan rusak,” ujar dia, Minggu (3/8/2025) malam.
Ia mengatakan, tak hanya alat tangkap yang rusak atau hilang, ikan yang sudah terperangkap di jaring pun ikut lepas. Waktu, tenaga, dan uang untuk beli solar semua habis percuma. Dia meminta parat bertindak tegas untuk meminimalisir kejadian serupa terjadi.
Sementara, Ketua Persatuan Nelayan Mentok, Hasan menyebut akan segera melayangkan surat terbuka kepada Kapolres Babar, AKBP Pradana Aditya Nugraha. Ia mendesak aparat penegak hukum untuk menindak tegas para pelaku penambangan ilegal tersebut.
“Kami sudah sangat resah, Ini bukan pertama kali terjadi, kami minta aparat tidak tinggal diam. Kalau tidak segera ditindak bisa memicu konflik horizontal di masyarakat. Kami harap laporan ini segera ditindak sebelum kerusakan lingkungan dan kerugian semakin meluas,” jelasnya.
