Rosa III
Duduklah di antara ketiadaan.
Di antara ketidak berdayaan.
Jangan diam mendendam.
Membisu menahan rindu.
Bicaralah seperti awal kita bertemu.
Meski berat kata terangkat.
Dan bibir terucap.
Lepaslah kemarahanmu.
Tamparlah kekosongan jiwaku.

Rosa IV
Bergegaslah melangkah sebelum pintu malam tertutup.
Dan kegelisahan membelit pada keangkuhanmu.
Kita tidak mudah menghapus, jejak usang yang pernah kita goreskan bersama.

Yogya 1 Agustus 2025 di sepinya Stasiun Tugu.

Baca Juga  Aku yang Begitu Rapuh