Pakar Nuklir UGM Sebut Desa Sebagin Layak Dibangun PLTN

BANGKA SELATAN, TIMELINES.ID – Pakar tenaga nuklir Universitas Gadjah Mada (UGM) Dr Kusnanto menyebut Tapak PLTN di Desa Sebagin, Kecamatan Simpang Rimba sangat layak untuk dibangun pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN).

Sehingga Desa Sebagin masih menjadi salah satu kandidat lokasi yang akan dibangun PLTN. Menurutnya, sesuai dengan rencana pengembangan ketenagalistrikan nasional tidak hanya satu PLTN yang dibangun tetapi akan pembangunannya akan berlanjut sampai dengan tahun 2060.

“Jadi nanti tahun 2060 akan ada kapasistas listrik 60.000 megawatt, jadi kalau hanya dibangun 500, 200 dan sampai 1.000 megawatt, itu hanya sebagian kecil saja dan perencanaan ini akan selalu ditambah,” jelas Kusnanto pada Sosialisasi dan Edukasi manfaat pembangkit listrik tenaga nuklir serta rencana pembangunan Thorcon 500 di Pemkab Basel, Kamis (14/8/2025).

Baca Juga  Tak Terima THR, Ratusan Honorer BOS di Bangka Selatan Gigit Jari

Di sisi lain, kata Kusnato, membangun PLTN membutuhkan waktu yang cukup lama 5-6 tahun. “Jadi studi tapak tetap dilaksanakan dan PT Thorcon milih Pulau Gelasa tetapi dulu Batan yang sekarang BRIN memilih studi di dua tapak yaitu di Desa Sebagin, Bangka Selatan dan Teluk Inggris, Bangka Barat.