Bawa Kabur 6 Sepeda Motor, 2 Pria dan 2 Wanita Diringkus Buser Kelambit

BANGKA, TIMELINES.ID — Empat pelaku kasus dugaan penggelapan sepeda motor dicokok oleh Tim Buser Kelambit Satreskrim Polres Bangka. Dua pelaku pertama bernama Henny Amalia alias Henny (33) dan Hariyanto alias Midun yang merupakan residivis narkoba.

Baik Henny atau Midun punya 2 alamat yang sama. Pertama di Gg Batu Rubi VII, RT 001, Bukit Besar, Kecamatan Grimaya, Pangkalpinang. Kedua, Jalan Maria Goreti, Kecamatan Sungailiat, Bangka. Dua pelaku lainnya adalah bernama M Zakki Lazuardy alias Zakki.

Buruh harian berusia 37 tahun tersebut punya 2 domisili. Pertama Jalan Jaya Wijaya, Parit Padang RT 06, Kecamatan Sungailiat, Kabupaten Bangka. Kedua Jl Bukit Mas, Kelurahan Surya Timur, Bangka. Rekannya seorang perempuan bernama Meri Andayani alias Meri (30).

Baca Juga  Wanita Paruh Baya Tewas Terjatuh ke Dalam Sumur, Begini Kronologinya

Ibu rumah tangga tersebut berdomisili di Jl Bukit Mas, Kelurahan Surya Timur, Kabupaten Bangka. Kapolres Bangka, AKBP Deddy Dwitiya Putra melalui Kasatreskrim, AKP Mauldi Waspadi mengatakan, kasus ini terungkap usai pihaknya menerima laporan kasus ini.

Pada saat itu, Senin (17/3/2025) sekira pukul 08.00 Wib, terjadi penggelapan motor di Gang Merbabu, Kecamatan Sungailiat. Tim bergerak mendatangi kediaman korban untuk melakukan pengecekan Tempat Kejadian Perkara (TKP) terkait penggelapan motor itu.

“Setelah dilakukan penyelidikan, pada 19 Mei 2025 sekira pukul 10.00 Wib kami mendapatkan informasi ciri-ciri diduga pelaku. Saat itu, pelaku sedang berada di Jl Maria Goreti, Sungailiat,” ungkap Kasatreskrim, AKP Mauldi Waspadi, Jumat (22/8/2025) siang.

Baca Juga  Bak Film Titanic, ABK KIP Arsari 2 yang Tenggelam di Perairan Tuing Selamat Berkat Sekoci

Atas informasi itu, Tim Buser Kelambit yang dipimpin Aiptu Nanang Sulistyono memonitoring keberadaan pelaku. Tapi belum membuahkan hasil. Kemudian pada Rabu (13/8/2025) sekira pukul 15.00 Wib, tim kembali mendapatkan informasi terkait keberadaan pelaku.

“Pelaku sedang berada di Kota Jakarta Pusat. Kita monitoring keberadaan diduga pelaku dan berangkat ke Jakarta untuk penyelidikan lebih lanjut. Pada 16 Agustus 2025 sekira pukul 06.00 Wib, kami dapat informasi lagi terkait posisi pelaku,” tambah dia.