Jasad Asmadi, Korban Laka Tambang di Tempilang Ditemukan Tak Utuh
Ia mengatakan, prosesi pemakaman ini akan dilakukan sesuai permintaan dari keluarga. Meski beberapa anggota tubuh masih belum ditemukan. Untuk penyebab kecelakaan tambang dan tanah longsor, pihaknya masih terus melakukan penyelidikan di lokasi.
“Itu lagi kita dalami tentunya nanti dari hasil pemeriksaan ya, kita jangan menduga duga, takut salah. Informasi selanjutnya tetap kami update. Untuk personel Polsek Tempilang dan warga sudsh mengangkut jenazah ke rumah korban untuk dimandikan, salat dan dimakamkan,” jelasnya.
Dilansir sebelumnya, kasus kecelakaan tambang kembali terjadi di Kabupaten Bangka Barat (Babar). Kali ini, ada 3 orang dikabarkan meregang nyawa saat mencari biji timah di lokasi tambang rakyat TK 2367, Lemba Jambu, Desa Sinar Surya, Tempilang.
Tiga korban kehilangan nyawa lantaran diduga tertimpa tanah longsor. Namun dua korban telah berhasil ditemukan. Pertama Ferdi, warga Gg Rasyid, Desa Tempilang dan Dandi, warga Airlintang. Sementara satu korban lainnya hingga kini masih dalam proses pencarian.
Adalah Asmadi, warga Dusun Kelekak Kabung, Desa Benteng Kota. Kapolres Babar, AKBP Pradana Aditya Nugraha melalui Kasatreskrim AKP Fajar Riansyah Pratama mengatakan insiden laka tambang itu terjadi pada Jumat (22/8/2025) sekitar pukul 13.00 Wib.
“Peristiwa bermula saat alat berat jenis PC sedang beroperasi bersama para pekerja. Tiba-tiba tanah tinggi di depan PC longsor dan menimbun dua orang pekerja. Tak berselang lama, longsor susulan terjadi dan menimpa operator PC hingga ikut tertimbun,” ungkapnya.
