Kapal 6 Peneliti BRIN Mati Mesin di Perairan Selat Nasik
Menerima informasi tersebut, Kansar Pangkalpinang mengerahkan 1 Tim Rescue menuju lokasi kejadian yang berjarak 9 nautical mile dari Dermaga Tanjung Pandan pada koordinat 2°48’15.6″S 107°29’15.6″E.
Tim SAR gabungan yang didukung rescuer USS Tanjung Pandan dan Satpolairud Polres Belitung bergerak menuju lokasi kapal menggunakan RIB Basarnas.
Setiba di LKP, Tim SAR gabungan segera mengevakuasi para peneliti ke Kapal RIB.
Sementara nahkoda kapal sudah lego jangkar pada lokasi kejadian, menghubungi kapal rekannya untuk membantu memperbaiki mesin kapal.
Setelah memastikan semua korban termasuk nahkoda kapal dalam keadaan selamat, Tim SAR gabungan kemudian bergegas membawa para peneliti menuju Dermaga Tanjung Pandan.
I Made Oka Astawa, Kakansar Pangkalpinang menjelaskan “Kami menerima info pada sore hari tadi bahwa kapal nelayan yang mengangkut tim Peneliti dari BRIN mengalami masalah trouble engine sehingga menyebabkan mesin tidak menyala. Kemudian salah satu tim peneliti menghubungi kita untuk meminta bantuan evakuasi. Kondisi cuara pada saat proses evakuasi sedikit hujan namun tidak menyulitkan tim saat melakukan proses evakuasi.”
“6 orang peneliti beserta 1 nahkoda kapal dalam keadaan selamat. Untuk kapal nelayan yang mengalami kerusakan rencana akan di-towing dan diperbaiki oleh rekan mereka. Kemudian kita membawa para peneliti menuju ke Dermaga Tanjung Pandan. Terima kasih kepada segenap tim SAR gabungan yang turut membantu dalam proses evakuasi,” tutup Oka.
