Pada Kamis tanggal 04 September 2025, Dinas Kesehatan (Dinkes) telah memfasilitasi pertemuan mediasi antara pihak keluarga pasien dengan manajemen RSBT Pangkalpinang sekaligus tenaga kesehatan yang terlibat langsung dalam perawatan saat kejadian berlangsung.

Pertemuan tersebut berlangsung dengan suasana penuh keterbukaan, di mana pihak keluarga menyampaikan aspirasi, pertanyaan, dan perasaan mereka secara langsung kepada tenaga kesehatan yang bersangkutan.

RSBT Pangkalpinang menegaskan bahwa langkah mediasi ini merupakan bagian dari komitmen rumah sakit untuk mendengarkan dan memberikan ruang komunikasi yang konstruktif dengan keluarga pasien.

Dari hasil mediasi, kedua belah pihak sepakat untuk mengawal proses investigasi yang tengah berjalan. Investigasi ini tidak hanya dilakukan secara internal, tetapi juga melibatkan pihak eksternal, termasuk Dinkes dan Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI), guna memastikan transparansi dan objektivitas proses.

Baca Juga  Ada Caleg Mantan Narapidana Terpilih, Husin: Aturan Terpenuhi dan Tidak Masalah

Selama diskusi yang berlangsung, RSBT Pangkalpinang dan keluarga pasien telah mencapai pemahaman bersama bahwa fokus utama saat ini adalah memastikan investigasi berjalan secara menyeluruh.

Kedua belah pihak berkomitmen untuk mengawal proses ini dengan tujuan utama memperbaiki dan membenahi sistem pelayanan rumah sakit agar peristiwa serupa tidak terulang di masa depan.