Semarak Chit Ngiat Pan di Kampung Cengel, Ada Lelang 1 Payung Seharga Rp150 Juta
Semarak Chit Ngiat Pan di Kampung Cengel, Ada Lelang 1 Payung Seharga Rp150 Juta
BANGKA, TIMELINES.ID — Dusun Cengel (Sip Ho) atau Parit 10 terletak di Kecamatan Merawang menggelar Chit Ngiat Pan. Tahun ini Kelenteng Setia Budi untuk umat Kong Hu Cu yang nama mandarinnya 祠德福/ Fu De Ci (tempat pemujaan dewa bumi) yang artinya tempat kebajikan moral dan berkah, dan Cetya Setia Budi untuk umat Buddha melaksanakan acara Chit Ngiat Pan (Kong Fu Cu) atau upacara Ulambana/Cioko (Buddha).
Di mana makna acara ini untuk melimpahkan jasa ke arwah arwah yang sudah menninggal. Setip bulan 7 Imlek tanggal 1 pintu neraka dibuka untuk membebaskan para arwah arwah yang dineraka.

Para arwah bebas mencari makan atau pulang ke rumah untuk melimpahkan jasa ke arwah tersebut bila masih ada keluarganya yang menyiapkan persembahan.
Bila tidak ada keluarga lagi maka para arwah akan pergi ke kelenteng yang mengadakan acara Chit Ngiat Pan.
Tahun ini Kelenteng Setia Budi di Litpak/Chiang ngan tu Cengel turut mempersembahkan ke arwah arwah yang mana tahun ini ada raja setan (Thai Se Ja).
Setelah puncaknya pada tanggal 15 imlek hari Sabtu para arwah akan dipanggil balik ke neraka dan dikunci lagi sampai tahun depan lagi.
Kelenteng Setia Budi tahun ini mengelar acara yang sangat meriah di mana ada thai se ja.
Selain itu ada hiburan band, artis penyanyi, kembang api dan lainnya. Acara ini terselenggara atas partisipasi para perantau di luar Bangka seperti Jakarta, Tangerang, Lampung, Linggau.

Mereka semua bersatu menyukseskan acara ini yang mana ketua perantauan Ko Lim Kim San berpesan, “Kita semua para perantauan harus selalu kompak dan saling membantu sesama peradek sekampung.
“Semoga acara ini lebih baik lagi di tahun tahun berikutnya, terima kasih juga buat semua donatur dan panitia atas kerja kerasnya.”
