Desa Kute Rayakan Maulid Nabi dengan Cukuran Massal, Mahasiswa KKN Lakukan Ini
Mereka juga membantu dokumentasi kegiatan selain mengondisikan tempat sebelum dan sesudah.
Meskipun kegiatan tersebut dilaksanakan di tiga masjid di kute, mahasiswa KKN UBB fokus pada Masjid Nur An-Najjah yang memang peserta lomba telok serujo sekaligus cukuran massal di sana paling banyak, yaitu berjumlah dua puluh tujuh bayi.
Ketua masjid, Zainuddin berharap kegiatan ini bisa terus berjalan karena selain merawat tradisi, kegiatan-kegiatan semacam ini merupakan bentuk kita cinta kepada baginda Nabi Muhammad Saw dengan memeriahkan kelahiran beliau.
Beliya selaku ketua KKN menyampaikan rasa syukur dan bahagia karena bisa turut berpartisipasi dan berkontribusi dalam rangkaian kegiatan dalam memperingati maulid Nabi.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur karena bisa membantu dan berpartisipasi pada kegiatan masyarakat kute. Sebenarnya kami ingin berpartisipasi lebih, yaitu mengadakan lomba adzan, kaligrafi, dan fashion show busana muslim yang sudah direncanakan tetapi tidak jadi karena teman-teman lainnya masih letih selepas penyelenggaraan lomba 17 Agustusan lalu,” terang Beliya.
Setelah selesai cukuran massal, dilanjutkan dengan pembagian do0rprize bagi pemenang kopun lalu pengumuman hadiah lomba hias telur dan diakhiri dengan nganggung bersama satu pintu satu dulang/nampan.
