Pagarawan Go Digital: Kurikulum OBE dengan Metode PBL Wujud Implementasi Kampus Berdampak untuk Desa
Pagarawan Go Digital: Kurikulum OBE dengan Metode PBL Wujud Implementasi Kampus Berdampak untuk Desa
BANGKA, TIMELINES.ID — Desa Pagarawan menjadi saksi pelaksanaan program Pagarawan Go Digital (Pagargodi), sebuah inisiatif mandiri dosen dan mahasiswa dalam bidang akademik yang mengintegrasikan kurikulum Outcome Based Education (OBE) dengan metode Project Based Learning (PBL).
Program ini merupakan bagian dari mata kuliah Community Development dan dirancang sebagai upaya nyata untuk menjawab tantangan era digital sekaligus mendorong pembangunan masyarakat desa secara berkelanjutan dan sejalan dengan visi dan misi program studi.
Tujuan utama dari program ini adalah meningkatkan literasi dan kapasitas digital masyarakat Desa Pagarawan, sejalan dengan visi desa untuk menapaki era transformasi digital. Melalui pendekatan OBE, capaian pembelajaran mahasiswa diarahkan pada hasil konkret, sementara metode PBL memberi ruang bagi mereka untuk menerapkan teori dalam praktik langsung di tengah masyarakat. Dengan demikian, mahasiswa tidak hanya menguasai konsep, tetapi juga dilatih untuk menyelesaikan permasalahan riil melalui interaksi langsung dengan warga desa.
Acara pembukaan turut dihadiri oleh Kepala Desa Pagarawan, Ahmad Zainudin, yang memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif tersebut.
Dalam sambutannya, Zainudin menegaskan bahwa peningkatan kapasitas digital masyarakat akan membuka akses yang lebih luas terhadap informasi, memperkuat produktivitas warga, serta mendorong partisipasi aktif dalam ekonomi digital.
Kehadiran pemerintah desa menjadi penegasan penting bahwa kolaborasi antara akademisi dan masyarakat merupakan langkah strategis menuju transformasi desa yang lebih modern dan mandiri.
Selain dukungan dari pemerintah desa, kegiatan ini juga mendapatkan legitimasi akademik dari dosen pengampu mata kuliah, Dr. Darus Altin, SE, MMSI.
