Di Balik Tubuh yang Kuat Terdapat Jiwa yang Sehat

Oleh: Muhammad Ariz Rizqullah — Mahasiswa Psikologi Islam IAIN SAS Bangka Belitung

Taukah kamu bahwa setiap tanggal 10 Oktober, dunia memperingati hari kesehatan jiwa sedunia (HKJS)?

Sebuah momentum yang tepat akan pentingnya kesadaran dan kepedulian terhadap kesehatan mental.

Namun di Indonesia isu ini masih terpinggirkan – seakan hanya menjadi bisikan di tengah dunia yang begitu ramai.

Banyaknya stigma yang tersebar akan hal ini, akses layanan kesehatan yang terbatas, kebijakan yang belum sepenuhnya mendukung, dan masih banyak lagi.

Padahal bisa saja ”di balik senyum yang indah”, terdapat jiwa-jiwa yang sedang ”berjuang keras” agar tetap bertahan.

Baca Juga  Partai Pengemis Nusantara

Data menunjukan  akhir-akhir ini kasus bunuh diri di Indonesia naik. Data dari Institute for Health Metrics and Evaluation (IHME) menunjukkan sebanyak 746 ribu kematian akibat bunuh diri secara global, diperkirakan 4.750 kasus bunuh diri tersebut terjadi di Indonesia.

Komunitas pencegahan bunuh diri Into The Light Indonesia mencatat selama tahun 2024 sebanyak 826 kasus bunuh diri terjadi.

Dan taukah kamu bahwa kasus ini banyak terjadi pada remaja dan pelajar. Hal ini tentunya menimbulkan pertanyaan, Mengapa hal itu terjadi? Apa penyebab seseorang dapat melakukan bunuh diri?