Dari Sawah Ke Pasar: Sosialisasi dan Workshop di Desa Tebing Jadi Titik Balik Petani Muda

Oleh: Handrian — Mahasiswa PMM Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung

Pertanian padi sawah di Bangka Barat kembali mendapat perhatian serius. Pada 26 September 2025, melalui program kerja PMM yang bersumber dana dari KEMENDIKSAINTEK Berdampak, Desa Tebing mengadakan Sosialisasi Pendidikan Pertanian Sistem Padi Sawah.

Acara ini mendapat sambutan hangat dari Sekretaris Desa Tebing Angga Saputra, S.H., M.M. yang dihadiri oleh para petani muda lokal dan aparat desa yang bersama-sama membahas cara bertani padi dengan lebih efektif, ramah lingkungan, dan berkelanjutan. Workshop ini tersebut disampaikan oleh narasumber hebat, dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Bangka Barat yaitu Ismi Purba, S.P., M.Sc. dan Karmila, S.P.

Baca Juga  Sembahyang Kubur (Cheng Beng)

Suasana sosialisasi dan diskusi terasa hidup. Para petani muda juga antusias berbagi pengalaman tentang pola tanam tradisional, sementara para pemateri memperkenalkan berbagai inovasi baru, pengelolaan air yang efisien, hingga pemakaian pupuk organik yang baik.

Sosialisasi ini memberi ruang bagi pertukaran ilmu antara generasi lama dan generasi baru.

Tak berhenti di sana, semangat perubahan kembali digelorakan pada 3 Oktober 2025 lewat Workshop Pengembangan Usaha Tani Berorientasi Pasar.

Kegiatan tersebut juga disambut hangat oleh Sekretaris Desa Angga Saputra, S.H., M.M. dan menghadirkan narasumber yang keren, seorang Dosen Universitas Anak Bangsa yaitu Deri Kusmadeni, S.Kom., M.M. Workshop ini mengajarkan bagaimana hasil tani, khususnya beras Desa Tebing, bisa memiliki daya saing lebih tinggi.

Baca Juga  Bagaimana Peran UU dalam Melindungi Pekerja Perempuan di Era Digital?