Kuliah Tamu Sosiologi UBB Bahas Relasi Tenaga Kerja dan Modal di Era Disrupsi Industri 4.0
Menurut dosen pengampu mata kuliah, Dr. Fitri Ramdhani Harahap, M.Si., kegiatan seperti ini sangat penting untuk menghubungkan teori dengan realitas.“Melalui kuliah tamu, mahasiswa belajar langsung dari pelaku dunia kerja. Mereka bisa memahami bagaimana teori-teori sosiologi industri benar-benar bekerja di dunia nyata,” jelasnya.
Sementara itu, M. Fajar Nandra Caya, M.Kesos. menambahkan bahwa mahasiswa harus memiliki kemampuan analisis yang tajam terhadap perubahan sosial yang disebabkan oleh perkembangan teknologi. “Sosiologi bukan hanya bicara tentang masyarakat, tapi juga tentang bagaimana manusia beradaptasi terhadap perubahan sistem dan struktur sosialnya,” ujarnya.
Kuliah tamu ini merupakan bentuk nyata kolaborasi antara dunia akademik dan dunia praktis. Prodi Sosiologi FISIP UBB berkomitmen menghadirkan pembelajaran yang relevan, aplikatif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Melalui kegiatan semacam ini, mahasiswa tidak hanya diajak memahami teori, tetapi juga diharapkan mampu menelaah isu-isu ketenagakerjaan, ekonomi digital, dan relasi sosial secara lebih kontekstual.
Mahasiswa peserta kuliah mengaku mendapatkan banyak wawasan baru. “Materinya membuka mata kami tentang bagaimana pekerja menghadapi dunia industri yang semakin canggih, tapi juga penuh tantangan,” ujar salah satu mahasiswa Sosiologi yang hadir.
Program Studi Sosiologi FISIP UBB terus berinovasi dalam metode pembelajaran yang berorientasi pada realitas sosial. Kegiatan kuliah tamu menjadi agenda rutin yang tidak hanya memperkaya ilmu mahasiswa, tetapi juga memperkuat jejaring akademik dengan berbagai pihak mulai dari pemerintah, dunia industri, hingga lembaga masyarakat.
Dengan mengusung semangat “Sosiologi yang Relevan dan Berdampak,” kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan lulusan yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga peka terhadap perubahan sosial dan memiliki kemampuan beradaptasi di tengah tantangan global.
