400 Mahasiswa Baru UIN Jakarta Resmi Ditetapkan sebagai Penerima Beasiswa KIP Kuliah 2025
“Perguruan tinggi bukan hanya tempat menuntut ilmu, tetapi juga ruang untuk menumbuhkan integritas, tanggung jawab, dan semangat kebangsaan. Jadilah mahasiswa yang tidak hanya berprestasi, tapi juga memberi manfaat bagi sesama,” pesan Prof. Asep.
Sementara pada sesi pembekalan menghadirkan dua narasumber inspiratif.
Prof. Dr. H. Andi Salman Maggalatung, S.H., M.H., membawakan materi Moderasi Beragama dengan menekankan pentingnya sikap toleransi dalam kehidupan berbangsa.
” Moderasi beragama berarti menghormati perbedaan, menolak kekerasan, dan menjunjung keadilan. Inilah kunci untuk menjaga harmoni dalam keberagaman,” jelasnya.
Selanjutnya, Fahrul Riansyah Efendi, public speaker sekaligus aktivis muda bidang lingkungan, memberikan motivasi bertema Membangun Karakter dan Daya Saing Generasi Penerima KIP Kuliah.
Ia mengingatkan mahasiswa agar memandang KIP bukan sekadar bantuan biaya, melainkan kesempatan untuk membuktikan diri.
“Keterbatasan bukan alasan untuk menyerah, melainkan pijakan menuju puncak keberhasilan. Kalian adalah investasi bangsa yang harus berdaya saing global,”tegasnya.
Sebagai bagian dari kegiatan, panitia juga menggelar pemilihan Ketua Angkatan Penerima KIP K 2025 melalui sistem voting langsung.
Hasilnya, Andi Al Fina Nur Syakiah R. dari Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) terpilih sebagai Ketua Angkatan.
Acara ORMASI KIP 2025 ditutup dengan penampilan hiburan mahasiswa yang menggambarkan semangat kebersamaan dan optimisme.
Ketua Formabikip UIN Jakarta Periode 2025 2026, Fardin, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi awal perjalanan akademik sekaligus pengingat bagi para penerima beasiswa untuk terus menjaga integritas dan semangat kontribusi.
“Kegiatan ini menjadi awal perjalanan akademik sekaligus pengingat bagi kami semua bahwa ilmu dan integritas adalah modal utama untuk berkontribusi bagi bangsa,” ujar Fardin.
