Selain itu, Algafry juga mendapat informasi, bahwa di lokasi tambang tersebut sudah ada perkelahian antara penambang.

“Sudah ada yang tusuk menusuk, ancam mengancam, kalau terjadi yang tidak-tidak, siapa yang mau bertanggungjawab, belum lagi kalau SUTT 150 kV roboh dan ada yang kesentrum

“Kalau roboh SUTT 150 kV, maka dipastikan Koba Toboali mati listrik, saya bukan hanya sekali menyampaikan ini, sudah berulang kali,” tegasnya.

Ia juga meminta, agar PT. Timah memasang pembatas di dekat area SUTT 150 kV.

“Tindaklanjut dari kita dalam waktu dekat memberi himbauan dari PT. Timah ke penambang dan saya sudah minta mereka untuk tidak lagi bekerja,” ujarnya

Baca Juga  Kabel Bawah Laut Sumatera-Bangka Terancam Putus akibat Tambang Tembelok dan Keranggan

“Saya memang belum bertemu penambang, tapi setidaknya himbauan ini mohon diindahkan, karena ada resikonya, kalau mati lampu bisa 1 bulan perbaikan, karena jarak Jakarta ke Babel ini jauh jarak bawa alat-alatnya,” tandasnya.