Menginjak hari kedua, sesi dimulai dengan pembukaan oleh master of ceremony sebelum memasuki sesi inti yaitu penyampaian materi oleh Derry Nodyanto, M.Pd., yang membedah berbagai aspek terkait Deep Learning mulai dari pendekatan, strategi, metode, teknik, hingga model pembelajaran yang dapat diterapkan dalam kelas.

Pendekatan yang disampaikan sangat memperhatikan bagaimana guru dapat mengubah peran mereka menjadi fasilitator belajar dan pembimbing yang memberdayakan siswa.

Tidak hanya teori, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi interaktif yang melibatkan seluruh peserta guru. Mereka aktif bertanya, berbagi pengalaman, dan mengeksplorasi kasus-kasus nyata yang ditemui di kelas masing-masing. Aktivitas ini memperlihatkan antusiasme yang tinggi dari para guru dalam menyerap materi dan berkomitmen menerapkannya.

Baca Juga  Green Leadership Indonesia Gelar Dialog Kaum Muda dan Penanaman Pohon di MTs Plus Bahrul Ulum Sungailiat

Sebagai penutup, Kepala Madrasah MTs Plus Bahrul Ulum Sungailiat, Ustadz Ali Mafrohim, S.Pd.I., memberikan komentar yang menegaskan hasil positif dari kegiatan tersebut. “Melalui IHT ini, kami berharap para guru tidak hanya mendapatkan pengetahuan baru, tetapi juga semangat untuk terus berinovasi dalam mengembangkan metode pembelajaran. Kami ingin menciptakan suasana belajar yang hidup, menarik, dan mampu membangkitkan potensi terbaik peserta didik,” ujarnya.

Ali Mafrohim juga menambahkan bahwa program seperti ini merupakan bagian dari komitmen madrasah dalam mendukung transformasi pendidikan menuju madrasah yang unggul, kreatif, dan berdaya saing di tingkat lokal maupun nasional.

Kegiatan In House Training di MTs Plus Bahrul Ulum ini menjadi bukti nyata bahwa madrasah tidak hanya fokus pada aspek keagamaan, tetapi juga serius mengembangkan sumber daya manusia pendidik dengan ilmu dan metode terkini demi kemajuan kualitas pendidikan yang berkelanjutan.

Baca Juga  Warkop Tungtau Sungailiat Kebakaran, Disinyalir Api Dari Tabung Gas