Gubernur Hidayat menyampaikan apresiasi atas terpilihnya Bangka Belitung sebagai lokasi STiAKIN karena popupasi atau jumlah, umat Khonghucu di Babel menjadi salah satu terbanyak di Indonesia

“Kami mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya. Karena sekolah ini menjadi sekolah percontohan bagi seluruh Indonesia. Niat baik pemerintah pusat dengan pemerintah daerah sejalan dalam menegakkan dunia pendidikan. Kami akan support,” ungkap Gubernur Hidayat.

Peresmian STiAKIN memberikan harapan baru bagi pengembangan pendidikan agama khonghucu. Lembaga ini diharapkan menjadi pusat pengkajian, pembelajaran, dan pengembangan ajaran khonghucu yang dilandasi nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945.

“Adanya sekolah tinggi ini menjadi bukti bentuk kehadiran dan komitmen negara untuk mejamin hak keagamaan. STiAKIN ini menjadi sejarah bagi di Indonesia. Guna mengembangkan ilmu pengetahuan dan pemahaman mandalam tentang ajaran Konghucu,” ungkap Kepala Pusat Bimbingan dan Kelembagaan Khonghucu Nurudin.**

Baca Juga  Ada Nuansa Fusion Nusantara, Timur Tengah dan Oriental di “Kurma–Kuliner Ramadan” Swiss-Belhotel Pangkalpinang