Oleh: Rudiyanto, S.Pd.,Gr — Guru Pendidikan Agama Islam dan Penulis Kabupaten Bangka Selatan

Salah satu hal kecil yang menghasilkan dampak yang sangat luar biasa dalam keberhasilan sebuah proses pembelajaran adalah pemberian apresiasi kepada tiap-tiap peserta didik. Apresiasi hendaknya tidak selalu diartikan sebagai hal-hal yang sifatnya materialistik.

Para pendidik dapat memberikan apresiasi kepada peserta didiknya dengan cara-cara yang sangat sederhana seperti memberikan tepuk tangan, memberikan pujian dan lain sebagainya.

Namun sangat disayangkan, beberapa pendidik di Indonesia cenderung tidak menganggap penting hal-hal kecil tersebut. Sehingga proses pembelajaran yang dihadirkan oleh pendidik cenderung kurang memotivasi dan kurang membangkitkan gairah belajar peserta didik.

Namun perlu diperhatikan oleh pendidik bahwa pemberian apresiasi kepada peserta didik tidak diperkenankan bersifat pribadi (ability) akan tetapi lebih ditekankan kepada pemberian apresiasi yang sifatnya proses (praising effort).

Baca Juga  Pembelajaran Mendalam dalam Proses Belajar

Hal ini dikarenakan proses pemberian apresiasi secara pribadi (ability) akan menghasilkan pola pikir peserta didik yang berbanding terbalik dengan pemberian apresiasi yang sifatnya proses (praising effort).

Apresiasi yang ditujukan kepada pribadi peserta didik hanya akan melahirkan pola pikir fixed mindset atau PPT (Pola Pikir Tetap) sedangkan pemberian apresiasi dan pujian yang sifat kepada proses yang telah dilakukan oleh peserta didik akan melahirkan dampak yang sangat besar bagi keberhasilan peserta didik berupa pola pikir growth mindset atau PPB (Pola Pikir Bertumbuh).

Peserta didik yang memiliki pola pikir fixed mindset (Pola Pikir Tetap) cenderung memiliki sikap mudah menyerah dan mudah putus asa. Sedangkan peserta didik yang memiliki pola pikir growth mindset (Pola Pikir Bertumbuh) akan memiliki sikap optimisme dan pantang menyerah.

Baca Juga  Catatan Kritis Tingkat Kegemaran Membaca

Sebagai pendidik yang profesional, hendaknya kita semua dapat memberikan apresiasi dan pujian terhadap proses-proses yang telah dilakukan oleh tiap-tiap peserta didik (praising effort) agar peserta didik dapat termotivasi dan merasa optimis dalam mengikuti sebuah proses pembelajaran.

Menurut hemat penulis, beberapa upaya yang dapat dilakukan oleh pendidik dalam memberikan apresiasi atau pujian proses (praising effort) dalam sebuah proses pembelajaran antara lain adalah sebagai berikut: