Marah guru hanyalah marah untuk kasih sayang, marah untuk perubahan. Selalu ada kata maaf dari lubuk hati seorang guru, selalu ada doa baik untuk perbuatan buruk peserta didik yang dihadapi guru. Karena, seorang guru memahami betul, bahwa peserta didik dalam tahap belajar. Belajar berilmu dan berkarakter yang baik.

Guru juga seseorang yang memiliki tugas yang banyak. Menyambut kedatangan siswa dengan senyuman dan ramah tamah. Mengarah, memantau dan membantu siswa untuk piket agar tercipta lingkungan yang bersih aman dan nyaman di sekolah. Mengajar, mendidik dan menyelesaikan segala permasalahan di sekolah.

Menyelesaikan tugas-tugas administratif guru serta mengemban amanah lain sebagai tugas tambahan seorang guru. Pastinya seorang guru juga dengan tugas rumahnya, mengurus keluarga dan menyelesaikan segala permasalahan di rumah. Namun seorang guru harus tetap membara dengan pantang menyerah dalam mendidik generasi penerus bangsa, bahkan dengan perkembangan teknologi seorang guru pun harus terus belajar agar tidak tertinggal dari perkembanagan teknologi yang ada.

Baca Juga  Gelar IHT Literasi, SMPN 1 Tukak Sadai Wujudkan Karya Melalui Tulisan

Menjadi guru harus melek digital di era saat ini. Dimana peserta didik telah tumbuh dengan teknologi. Guru harus dapat menyesuaikan perkembangan ini untuk memastikan peserta didik dapat belajar dengan efektif dan dapat mendidik peserta didik ke arah yang baik. Perkembangan teknologi memang membawa banyak manfaat.

Berbagai informasi dapat diakses dengan begitu mudah. Tanpa batas ruang dan waktu, Peserta didik dapat belajar mandiri untuk memperluas pengetahuan mereka. Namun perkembangan teknologi juga memiliki dampak negatif, Salah satunya pada permasalahan saat ini, peserta didik belum mampu mengatur waktunya dengan baik dalam penggunaan gadgetnya, sehinga terkadang di dalam kelas ada peserta didik yang baru mengerjakan tugasnya saat pembelajaran dimulai.

Permasalahan sosial pun kerap terjadi, Dalam pembuatan story di media sosial kerap menimbulkan kesalah pahaman yang mengakibatkan perkelahian. Untuk itu, peran seorang guru sangatlah penting dalam mengarahkan peserta didik agar tidak salah arah dan bijak dalam menggunakan teknologi.

Baca Juga  Raih Suara Terbanyak, Najib dan Tantri Terpilih sebagai Ketua dan Wakil Ketua Osis SMPN 1 Tukak Sadai

Teknologi memang harus berkembang, namun manusia atas nama guru tak kan pernah tergantikan.  Saat ini, perkembangan teknologi belum mampu menyelesaikan masalah yang di alami guru di dunia pendidikan. Adab peserta didik yang dihadapi oleh guru belum mampu dibenahi oleh teknologi. Teknologi tidak memiliki rasa sedalam guru, sentuhan kata dan sikap dari seorang guru mampu menembus hati seorang peserta didik hingga menjadi peserta didik yang bermakna.

Guru memang bukan manusia sempurna yang tak ada celah, terkadang memang guru juga salah, bahkan terkadang hadir ke sekolah  dengan penuh masalah.

Namun seorang guru harus hadir ke sekolah dengan energic dan penuh kebahagiaan untuk bertemu anak-anak tercinta di sekolah, agar energik dan rasa bahagia seorang guru dapat ditularkan kepada peserta didik, karena guru yang datang ke sekolah dengan membawa masalah rumah tak kan mampu menumbuhkan semangat dan rasa bahagia kepada peserta didik di sekolah.

Baca Juga  Relevansi Mazhab Utilitarianisme terhadap Penerapan Hukum Saat Ini

Guru hanyalah manusia biasa, namun seorang guru harus menjadi power bagi peserta didiknya, guru harus datang dengan segenap cinta ke sekolah dan menghilangkan segala masalah di rumah untuk dapat menyelesaikan masalah demi masalah dari peserta didiknya. Cinta dan kasih sayang seorang guru ia berikan dengan ketulusan bak seorang ibu dan ayah kepada buah hatinya.

Dengan kecintaan seorang guru dalam mengasuh, mendidik maka sebagai seorang anak yang pernah dididik di sekolah oleh seseorang bernama guru, jangan pernah kita lupakan guru kita. Karena guru telah berjasa besar dalam membentuk kita menjadi orang yang lebih baik.

Guru telah memberikan ilmu, bimbingan, dan motivasi kepada kita untuk mencapai tujuan hidup. Mereka telah berkorban waktu, tenaga, dan pikiran untuk membantu kita tumbuh dan berkembang. Kita harus selalu menghormati guru karena  mereka sudah menjadi panutan dan inspirasi dalam hidup kita.