“Pasca melakukan penusukan, pelaku melarikan diri ke arah belakang rumah dan hingga kini belum ditemukan. Korban yang mengalami luka sedalam sekitar 6 cm segera dibawa keluarga bersama masyarakat ke Puskesmas Tempilang,” tambah Iptu Yos Sudarso.

Lebih jauh, petugas medis puskesmas menyebutkan kalau luka korban cukup serius dan terdapat kekhawatiran infeksi karena pisau yang digunakan dalam kondisi berkarat. Tim kepolisian juga mengungkapkan sejumlah fakta yang menjadi alasan penusukan ini.

“Bahwa hubungan antara korban dan pelaku tersebut selama ini memang sering terjadi pertengkaran. Bahkan ya pemerintah desa bersama kepolisian melalui Bhabinkamtibmas Tempilang pernah melakukan mediasi beberapa kali,” sambung Iptu Yos Sudarso.

Ia menuturkan, pelaku dikenal sebagai pribadi tertutup dan tidak memiliki banyak interaksi dengan masyarakat sekitar. Saat ini korban dan sang ibu telah dibawa ke rumah keluarga di Dusun Bubung Tujuh, Desa Sangku untuk menghindari hal tak diinginkan.

Baca Juga  Sukirman Apresiasi Bhayangkara Cup yang Diinisiasi Kapolres Babar

“Korban dan sang ibu telah dibawa ke rumah keluarga di Dusun Bubung Tujuh untuk menghindari situasi yang tidak diinginkan. Keluarga korban masih akan bermusyawarah terkait langkah hukum selanjutnya,” jelas PS Kasi Humas Iptu Yos Sudarso.