Jangan pernah bersuara
Heaters-mu akan melebihi sakitnya digigit kobra
Tiada berkesudahan bencana
Sebagai penanda bahwa Tuhan itu masih ada

Namun, rakyat Konoha semakin tiada mengerti makna
Sebuah paksaan berkonotasi menjadi demi pembangunan merata
Sejatinya demi mengisi perut penguasa
Agar bertambah gendut perut-perut mereka

Saat ini bencana melanda
Meluluhlantakkan tiga daerah di luar nalar yang tidak biasa
Hujan mengguyur di akhir tahun tiada jeda
Seharusnya air yang ternampak kita-kita

Oh, bukan air, melainkan lautan kayu gelondongan di tengah bencana
Kayu yang bentuk, ukuran, dan potongannya rapi tiada cela
Laksana mereka mengambilnya dalam senyap yang terkesan antara ada dan tiada
Hingga Tuhan membongkar pengrusakan bertajuk pengelolaan SDA

Baca Juga  Pesan Diterima

Kini, rakyat merana
Alam berduka
Penguasa Konoha enggan bersuara
Walau cuma tetapkan sebagai “Bencana Nasional” saja

Keajaiban, datanglah atas nama rahmat Tuhan ke Negeri Konoha
Kukuhkan rasa syukur kami dengan rasa cinta
Bahwa kami masih memiliki negeri yang sejahtera
Dengan datangnya pemimpin adil lagi bijaksana

Fajar Indah, 20 Desember 2025