Malam Dialektika Kader HMI: Dua Buku, Ribuan Gagasan, dan Ruang Debat yang Menghidupkan Nalar Bersama Tokoh Pembedah
Sementara itu, Rektor IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung, Prof. Dr. Irawan, M.S.I., menghadirkan analisis akademik dengan nilai keislaman mendalam yang menyoroti relevansi pemikiran keagamaan dalam dinamika masyarakat kontemporer. Berbagai paradigm tokoh timur yang beliau tarik dalam menafsirkan dan membedah kedua buku.
Prof Irawan menyampaikan bahwa “Islam itu agama yang rasional, agama yang kuat dalam ilmu pengetahuan. Kedua buku ini hadir, juga merupakan bagian yang menggambarkan bahwa seluas itu Islam menjangkau berbagai dinamika kehidupan”.
Diskusi berjalan dinamis dengan dipandu moderator Tsulis Amirudin Zahri, M.Si., akademisi UBB yang mampu menjaga alur dialog tetap kritis namun komunikatif. Lebih dari 60 peserta hadir dan aktif memberikan kontribusi pemikiran.
Hadir di antaranya Kepala Dinas Kota Pangkalpinang, para senior HMI yang tergabung dalam Korps Alumni HMI, pemuda organisasi Cipayung, Mahasiswa UBB, IAIN SAS Babel, Universitas Muhammadiyah Babel, Polman Babel, serta berbagai kampus lainnya di Bangka Belitung.
Menariknya, kegiatan ini juga dihadiri tiga mahasiswa luar negeri asal Yaman dan Tajikistan yang ikut aktif bertanya serta memberikan pertanyaan mengenai bagaimana peran penganut agama di Indonesia khususnya Babel terkait isi buku yang dibedah. Kehadiran mereka menambah perspektif internasional dalam dialektika yang terbangun.
Kegiatan ini dinilai sukses bukan hanya karena jumlah peserta yang hadir, tetapi juga karena berhasil menghadirkan ruang berpikir yang sehat, terbuka, dan argumentatif. Malam Dialektika ini membuktikan bahwa ruang intelektual di Bangka Belitung terus hidup, dan HMI bersama civitas akademika tetap konsisten menghadirkan forum yang mendorong lahirnya gagasan-gagasan kritis bagi kemajuan daerah dan bangsa. Acara ditutup dengan puisi yang menuai makna kritik oleh Ahmadi Sofyan menyikapi kondisi Bangsa hari ini.
