Tak jauh dari stan Kardina, Wiwik Nur Fatimah (44) warga Jerambah Gantung menjual aneka kue tradisional dengan brand Hamidah. Berbagai produk yang dipasarkan, semer mendem, sus buah, puding lumut hingga stik keju, semua diproduksi dengan sentuhan tangan dan rasa khas rumahan.

Wiwik telah menjadi mitra binaan PT TIMAH Tbk sejak 2019. Baginya, menjadi pelaku UMKM adalah perjalanan emosional yang penuh makna.

“Rasanya campur aduk. Di satu sisi saya ibu dan istri, di sisi lain pelaku usaha. Tapi dari situ saya belajar banyak hikmah,” ungkapnya.

Ia bahkan melibatkan anaknya yang mengambil jurusan manajemen untuk belajar mengelola usaha. Meski awalnya malu, kini sang anak mulai percaya diri.

Baca Juga  PT Timah Kalah dengan Tambang Ilegal, Ratusan TI Selam Kepung KIP di Sukadamai

“Saya selalu bilang ke anak, jangan malu jualan. Justru dari sini kita belajar jadi owner. Usaha kalau ditekuni pasti menjanjikan, tinggal bagimana kita mengelola,” ujarnya.

Seperti Kardina, Wiwik juga menghadapi tantangan membagi waktu antara keluarga dan pesanan. Ada kalanya ia harus menolak order besar demi menjaga kualitas dan kondisi keluarga.

“Daripada mengecewakan konsumen, lebih baik jujur. Karena kadang anak sakit kita enggak bisa terima orderan,” katanya.

Beruntung, dukungan keluarga menjadi kekuatan utama. Suami membantu mengantar pesanan, sementara keluarga besar menjadi support system, terutama saat momen ramai seperti Lebaran.

Ia juga merasakan manfaat pendampingan dari PT TIMAH Tbk melalui pelatihan dan bantuan pemasaran.

Baca Juga  Bulan Bakti HUT ke-49, PT Timah Gelar Khitanan Massal di Provinsi Riau

“Pernah 17 Agustus jualan laris manis. PT TIMAH sering bantu promosi dan pelatihan, itu sangat berarti. Penghasilan menjadi pelaku UMKM ini lumayan bisa membantu perekonomian keluarga,” ucapnya.

Melalui Women in Tins Series, PT TIMAH Tbk menghadirkan ruang bagi perempuan untuk tumbuh bersama, saling menguatkan, dan meningkatkan kapasitas diri. Momentum Hari Ibu menjadi pengingat bahwa di balik kelembutan seorang ibu, tersimpan ketangguhan luar biasa yang mampu menggerakkan roda ekonomi keluarga dan masyarakat. (*)