Oleh: Aqila Aliya Chandra

Mereka bertanya kenapa langkahku tak serupa
seolah hidupku harus meniru peta lama
padahal setiap jiwa lahir membawa rencana
dan memilih arah bukan dosa, bukan cela.

Menikah sering disebut tujuan paling nyata
seakan bahagia hanya lahir dari sana
namun siapa yang menanggung luka dan kecewa
saat ikatan salah justru mematahkan rasa?

Aku belajar dari rumah yang retak oleh cerita
dari pelukan yang gagal menjaga cinta
dari tangis yang berulang tanpa suara
cukup untuk mengajarkanku arti waspada.

Baca Juga  Tentang Hitam