Nelayan Mentok yang Hilang Belum Juga Ditemukan

BANGKA BARAT, TIMELINES.ID — Upaya pencarian terhadap seorang nelayan asal Kelurahan Keranggan, Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat, yang dilaporkan hilang di laut terus dilakukan oleh Tim SAR Gabungan. Hingga hari keempat operasi pencarian, korban bernama M. Adnan Sahid (67) belum juga ditemukan.

Operasi pencarian yang berlangsung sejak pagi hari melibatkan berbagai unsur SAR dengan menyisir perairan Karang Berang-berang, lokasi terakhir korban diduga mengalami kecelakaan kapal nelayan dan hilang kontak. Meski cuaca relatif mendukung, hasil pencarian sementara masih nihil.

Komandan Pos SAR Unit Mentok, Fajar Permana, menjelaskan bahwa pencarian pada Senin (12/1/2026) dimulai sejak pukul 06.30 WIB dengan apel dan briefing seluruh personel. Tim SAR Gabungan kemudian melakukan penyisiran sesuai rencana operasi yang telah ditetapkan menggunakan pola parallel search pattern di dua sektor pencarian.

Baca Juga  Jalin Silaturahmi Melalui Olahraga, PT Timah Serahkan Bantuan Sarana Olahraga Kepada Tim Sepak Bola ASPAJA

“Area pencarian dibagi menjadi dua sektor dengan total luas sekitar 60 nautical mile persegi. Unsur laut dikerahkan secara maksimal, termasuk RIB dan kapal nelayan, untuk memperluas jangkauan pencarian,” ujar Fajar Permana.

Korban diketahui bernama lengkap M. Adnan Sahid, seorang nelayan berusia 67 tahun, warga Gang Wanapura, Kelurahan Keranggan, Mentok. Saat kejadian, korban menggunakan perahu kayu berwarna kuning abu-abu dengan panjang sekitar 5 hingga 6 meter.

Kondisi cuaca saat operasi pencarian berlangsung terpantau berawan dengan kecepatan angin sekitar 10 knot dari arah barat laut serta tinggi gelombang mencapai 0,8 meter. Meski demikian, faktor cuaca belum menjadi kendala signifikan bagi tim di lapangan.