Dalam operasi ini, Tim SAR Gabungan melibatkan berbagai unsur, di antaranya rescuer USS Mentok, TNI AL, Polairud Polres Bangka Barat, Ditpolairud Polda Bangka Belitung, BPBD Bangka Barat, aparat desa, relawan, nelayan setempat, hingga pihak keluarga korban.

Sejumlah sarana pendukung seperti RIB, kapal nelayan, peralatan komunikasi, dan perlengkapan medis turut dikerahkan.

Sesuai rencana evakuasi, apabila korban ditemukan, maka akan segera dibawa ke RS Bakti Timah Mentok untuk penanganan lebih lanjut.

Hingga pukul 16.30 WIB, Tim SAR Gabungan kembali ke posko pencarian dengan hasil nihil. Operasi pencarian akan kembali dilanjutkan pada Selasa pagi dengan memperluas area penyisiran.

Diketahui sebelumnya, pihak keluarga melaporkan hilangnya korban pada Jumat (9/1/2026) setelah M. Adnan tidak kembali dari melaut. Laporan tersebut langsung ditindaklanjuti dengan koordinasi lintas instansi guna melakukan pencarian secara terpadu.

Baca Juga  3 Warga Bakik Hilang di Perairan Tembelok, Basarnas Lakukan Pencarian

Tim SAR berharap korban dapat segera ditemukan dan mengimbau para nelayan untuk selalu memperhatikan keselamatan serta kondisi cuaca sebelum melaut.