“Namun air sudah mulai surut sejak Sabtu sore. Warga juga sudah kembali ke rumah masing-masing dan pembersihan rumah telah kita lakukan,” katanya.

Sementara itu, penanganan masih difokuskan di Kelurahan Berok yang kondisinya dinilai masih mengkhawatirkan.

“Beberapa rumah masih terdampak. Walaupun air sudah mulai surut, tapi penurunannya sangat lambat,” ujarnya.

Ke depan, Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah akan melakukan evaluasi terhadap bozem di belakang Pasar Modern Koba serta sejumlah pintu air.

“Langkah ini agar ke depan, meskipun hujan kembali terjadi, rumah warga tidak terdampak. Apalagi kami memperkirakan hingga Februari masih ada potensi kejadian serupa,” ungkap Yudi.

Ia berharap jumlah korban terdampak tidak bertambah, air segera surut, dan aktivitas masyarakat dapat kembali normal.

Baca Juga  BBI Koba Berhasil Sumbang PAD hingga Rp92 Juta

“Mudah-mudahan tidak bertambah lagi dan cepat terkendali, sehingga warga bisa beraktivitas seperti biasa,” pungkasnya.