6 Pejabat Eselon II Bangka Tengah Resmi Dilantik, 99 ASN Duduki Jabatan Administrator dan Pengawas

BANGKA TENGAH, TIMELINES.ID – Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman, melantik sebanyak 6 pejabat eselon II, 95 pejabat eselon III dan IV, serta 4 Kepala Puskesmas di Gedung Serba Guna (GSG) Kabupaten Bangka Tengah, Kamis (15/1/2026).

Algafry Rahman menyampaikan pelantikan tersebut berjalan lancar dan dilakukan berdasarkan penilaian objektif.

“Alhamdulillah, semua yang kita lantik hari ini berjalan lancar dan saya yakin apa pun hasilnya adalah yang terbaik. Ada enam kepala eselon II yang dilantik, minus satu dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil karena masih menunggu rekomendasi dari Dirjen Capil,” ujar Algafry.

Baca Juga  Ini Komposisi Pimpinan Definitif DPRD Bangka Barat

Ia menambahkan, pelantikan tahap kedua akan kembali dilakukan terhadap 13 pejabat lainnya, termasuk Kepala Dindukcapil setelah rekomendasi resmi diterbitkan.

Dalam arahannya, Algafry meminta para pejabat yang dilantik untuk mensyukuri amanah yang diberikan serta melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab dan sesuai aturan.

“Saya sampaikan kepada yang dilantik agar banyak-banyak bersyukur karena Tuhan telah memberikan amanah ini. Laksanakan tugas sebaik-baiknya, tegakkan aturan, jangan mengabaikan ketentuan yang berlaku, dan berikan langkah-langkah kebaikan untuk Pemkab Bangka Tengah,” tegasnya.

Algafry juga menekankan pentingnya inovasi di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Ia meminta setiap OPD memiliki minimal tiga inovasi sebagai bentuk terobosan dalam pelayanan dan pembangunan.

Baca Juga  32 ASN Bangka Tengah Dilantik, Dua Pejabat Jadi Kepala Dinas

“Setiap OPD harus punya minimal tiga inovasi. Kalau tidak paham, buka Google, lakukan riset, jangan melempem. Pak Sekda harus memberikan reward dan punishment. OPD yang tidak mampu berinovasi akan kita evaluasi, digeser, dan diurus ke BKN, jadi jangan takut,” katanya.

Terkait kehadiran pejabat yang dilantik, Algafry menyebut hanya satu orang yang tidak hadir secara langsung karena orang tuanya dalam kondisi kritis dan mengikuti pelantikan melalui Zoom.